Kamis, 28 Juli 2011

Artikel Gelombang Trasversal

GELOMBANG TRANSVERSAL

Gelombang transversal adalah gelombang yang memiliki arah rambat tegak lurus dengan arah getarnya. Satu gelombang terdiri atas satu lembah dan satu bukit, misalnya seperti riak gelombang air, benang yang digetarkan, dsb.

Contoh gelombang transversal adalah gelombang pada tali. Arah getar gelombang adalah vertikal, sedangkan arah rambatnva horizontal sehingga arah getar dan arah rambatnva satins.

Gelombang transversal merambat pada medium padat karena gelombang ini membutuhkan medium yang relatif kaku untuk merambatkan energi getarnya. Jika medium tempat merambat tidak kaku, partikel medium akan saling meluncur. Dengan demikian, gelombang transversal tidak dapat merambat dalam medium fluida (zat cair dan gas).

Gelombang transversal

Gelombang transversal dapat diperoleh dengan menarik sebuah slinki dalam arah horizontal, kemudian menggetarkan ujung slinki ke atas dan ke bawah, energi getaran tersebut akan dipindahkan dari ujung yang satu ke ujung yang lain dan terbentuklah gelombang. Pada saat energi getaran berpindah, medium tempat gelombang merambat bergerak ke atas dan ke bawah sehingga gerak medium tersebut tegak lurus terhadap gerak gelombang.

Istilah-istilah dalam gelombang transversal:

Ø Puncak gelombang adalah titik tertinggi pada gelombang (misal b dan f)

Ø Dasar gelombang adalah titik-titik terendah pada gelombang (misal d dan h)

Ø Bukit gelombang adalah lengkungan obc atau efg

Ø Lembah gelombang adalah cekungan cde atau ghi

Ø Amplitude (A) adalah nilai mutlak simpangan terbesar yang dapat dicapai oleh partikel (misal b b1 atau d d1)

Ø Panjang Gelombang (?) adalah jarak antara dua puncak berurutan (misal bf ) atau jarak antara dua dasar berurutan (misal dh)

Sumber : http://www.google.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar